Anak Yang Kukasihi

Anak Yang Kukasihi
Obamaputralaris

Monday, November 06, 2006


MEDIA INDONESIA
RABU, 18 OKTOBER 2006

BUKA BERSAMA DENGAN LOPER KORAN

SEBANYAK seribu loper koran menghadiri acara buka bersama dengan Menteri Komunikasi dan lnformasi Sofyan Djalil, dan Sinar Mas, di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Senin (16/10). Turut hadir dalam acara buka puasa yang dipandu Dewi Yul tersebut, antara lain Managing Director Sinar Mas G Sulistyanto, Ketua Yayasan Loper In­donesia (YLI) Laris Naibaho, Pembina YLI Tarman Azzam, dan Ketua Umum Keluarga Besar Bismillah KH Najib Sungkar. Menurut Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto, upaya ini merupakan bentuk kepe­dulian Sinar Mas terhadap lapisan paling bawah, dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. (SP/H-5)

KOMPAS, SELASA, 17 OKTOBER 2006
Halaman 2
Buka Puasa Loper 2006

Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil (kiri), Ketua Umum Keluarga Besar Bismillah-KS Tubun Jakarta KH Najib Sungkar, Ketua Umum PWI Pusat Tarman Azam, dan Chairman Sinarmas Group Franky Widjaja menyaksikan saat Managing Director Sinarmas G Sulistiyanto membe­rikan jaminan asuransi kesehatan dan juga paket Lebaran kepada para loper koran yang diwakili oleh lima loper pada acara buka puasa bersama loper se-Jakarta di Lapangan Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Senin (16/10).


INVESTOR DAILY
RABU, 18 OKTOBER 2006
Halaman 12

APRESIASI BUAT LOPER KORAN - Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan A Djalil didampingi CEO Sinar Mas Group Franky Widjaja menyerahkan asuransi kesehatan secara simbolis kepada para loper koran di sela buka puasa bersama di Jakarta, Senin (16/10). Pada kesempatan itu, Sinar Mas menyerahkan bingkisan lebaran kepada sekitar 1.000 anggota Yayasan Loper Indonesia yang selama ini membantu mendistribusikan surat kabar kepada pembaca.

INDO POS
Rabu 18 Oktober 2006
Halaman 8

Secercah Semangat untuk Para Loper
JAKARTA-Peran loper Koran tak dapat lagi dinilai dengan sebelah mata. Fungsinya sebagai pengantar informasi dari penerbit kepada pem­bacanya memiliki arti yang sangat penting. Untuk itu, kesejahteraan para pengecer koran tersebut juga harus diperhatikan. Salah satunya dengan asuransi yang memadai.
Suti Santoso, salah seorang agen koran di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengatakan, sudah sejak 1967 1a1u dirinya memasarkan koran ke seluruh Jakarta. "Risiko menjadi loper itu sangat tinggi, bukan hanya pekerjaannya yang berada dijalan raya, mereka juga rawan sakit;" ujar wanita sepuh ini.
Dia mengisahkan. pernah ada loper­nya yang kecelakaan. Si loper ber­nama Kasto itu pun mengalami gegar otak karena tertabrak sepeda motor saat keluar dari agen. "Mengenaskan sekali, waktu itu asuransi cuma Rp 1 juta. Itu pun nggak cukup," ungkap Suti. Tetapi, kini lain ceritanya, para loper sudah mendapatkan asuransi jiwa sebesar Rp 6 juta. "Itu mem­bantu sekali untuk kelancaran pe­kerjaan kami," ujarnya.
Nah, rutinitas yang sangat tinggi bagi para pengasong itu tentu saja menjadi keprihatinan bagi Sinarmas Group dan Eka Tjipta Foundation.
Mereka menggelar acara berbuka puasa bersama di Tennis Indoor, Se­nayan, dua hari lalu. Tak kurang dari seribu loper datang pada acara tersebut. "Semua bahagia, semua senang," kata Franky Wijaya, pemilik Sinarmas Group.
Acara yang merupakan rangkaian dari Kampanye Anti-Kemiskinan se­luruh dunia yang dimotori oleh Per­serikatan Bangsa-Bangsa itu berakhir hari itu pula. Sejumlah tokoh turut hadir pada even tersebut. Menteri Ko­munikasi dan lnformasi Sofyan Djalil dan Erna Witoelar juga menambah seru acara tersebut. Acara itu ditutup pembacaan ikrar. (vit)


BISNIS INDONESIA, SELASA, 17 OKTOBER ZOO6
Halaman 5
LAYANAN
ASURANSI LOPER: Menteri Komunikasi dan Informasi Sof­yanA. Djalil (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Keluarga Besar Bismillah KH. Najib Sungkar (kiri) dan Chairperson Sinar Mas Group Franky Widjaja di sela-sela buka puasa bersama 1.000 loper koran di Jakarta, kemarin. Pada kesempatan itu Si­nar Mas menyerahkan bingkisan Lebaran dan jaminan asuran­si kepada loper koran.

BERITA KOTA
SELASA, 17 OKTOBER 2006
Halaman 2
Loper Dapat Asuransi

JAKARTA, BK
Ribuan loper koran se-Jakarta kini bisa tenang. Perusahaan mul­tinasional Sinar Mas Grup mewu­judkan kepeduliannya dengan memberikan jaminan asuransi dan bingkisan Lebaran. Penyerah­an asuransi dilakukan secara sim­balis oleh Managing Director Sinar Mas G Sulistyanto, kepada bebe­rapa perwakilan loper disaksikan Menkominfo Sofjan Djalil, Ketua PWI Pusat Tarman Azzam, Ketua Yayasan Loper Indonesia (YLI) La­ris Naibaho, serta mantan Men­teri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Erna Witoelar di Tenis In­door, Senin (16/10).
"Sudah menjadi keharusan ba­gi Sinar Mas untuk selalu berpihak kepada rakyat kecil dn masya­rakat yang tengah dilanda kesuahan, seperti korban bencana alam. Sudah menjadi tugas kami membantu pemerintah meringankan beban hidup keluarga miskin,” papar Sulistyanto, yang juga Ketua Bidang Luar Negeri PB PBSI ini.
Ketua YLI Laris Naibaho menambahkan, kehadiran loper sebagai ujung tombak penyebaran sebuah media massa, sangat dibutuhkan masyarakat agar bisa cepat menerima dan membaca koran. Untuk itu, ia mengucapkan terimakaaih atas kepedulian Sinar Mas.
"Kami berharap tidak hanya Si­nar Mas yang peduli dengan ri­buan loper yang tersebar di Jakar­ta, tetapi perusahaan besar lain­nya seharusnya juga ikut membe­rikan perhatian. Loper adalah sa­lah satu pahlawan informasi yang patut dibantu untuk mencapai ke­sejahteraan hidupnya. Selama ini nasib para loper seperti dilupa­kan," ujar Laris.
Hal senada juga diutarakan Menkominfo Sofjan Djalil. Menu­rutnya, loper adalah ujung tom­bak penyampai informasi di ma­syarakat. Tidak salah bila mereka mendapat penghargaaan.
"Saya harus naik ojek datang di acara ini, karena ingin membe­rikan apresiasi kepada para loper sekalian. Jaminan asuransi yang diberikan untuk para loper, mem­bantu mereka dalam menjalankan profesinya sehari-hari. Terlebih sebagian besar hidup mereka di­habiskan untuk menjajakan me­dia massa di lokasi yang kecelaka­an," tandas Sofjan.

Sunday, November 05, 2006

Kliping Batak Pos



BATAK POS
KAMIS,19 OKTOBER 2006
Halaman 16

Ratusan Loper Buka Puasa Bersama Menkominfo

Jakarta, Batak Pos
Ratusan loper se-Jakarta menda­pat jaminan asuransi dan bingkisan Lebaran dari kelompok Sinar Mas, di lapangan Tenis Indoor, Senayan Jakarta, Senin (16/10) lalu. Acara kepedulian terhadap penjaja koran tersebut dihadiri Menteri Komuni­kasi dan Informatika Sofyan Djalil dan para pemimpin redaksi surat ka­bar terbitan nasional dan Ibu Kota.
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Loper Indonesia (YLI) La­ris Naibaho, menegaskan bahwa lo­per bukanlah pekerjaan hina. "Se­baliknya keberadaan loper sangat dibutuhkan masyarakat yang sang­at membutuhkan- informasi dari media massa," papar Naibaho.
Dia juga mengapresiasi apa yang dilakukan pihak Sinar Mas kepada kalangan loper. "Saya berharap para pengusaha besar lainnya mau mencontohnya, se­hingga kesejahteraan para loper te­rus membaik. Saya ingatkan bahwa nasib para loper selama ini dilu­pakan, padahal jasa mereka dalam mata rantai penyampaian informasi dan berita kepada masyarakat, sangat luar biasa," ungkapnya.
Sementara Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto mengu­raikan bahwa bukan sekali ini saja pihaknya menyelenggarakan aca­ra kepedulian. Terlebih kepada korban bencana dan meringankan beban hidup warga miskin. Hal ini ditujukan agar kehadiran Sinar Mas dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sinar Mas melalui Eka Tjipta Foundation juga telah melaksan­kaan berbagai program CSR-nya, selain berbagai bentuk aksi sosial serta membangun kembali lima sekolah dasar negeri di Yogyakarta dan Jawa Tengah, juga memberi­kan beasiswa ke beberapa pergu­ruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia dan kini bekerja sama dengan instansi terkait tengah menyiapkan alternatif energi yaitu BBN (bahan bakar nabati). ® jay

Monday, October 30, 2006

Klipping Rakyat Merdeka


Pengantar Redaksi...!

Makin banyak yang peduli terhadap loper, ini pertanda baik, dan patut terus didorong. Jika penerbit Rakyat Merdeka bisa menggandeng Menteri Sosial, YLI menggandeng Menkominfo, bukankah penerbit yang lain bisa menggandeng yang lainnya?
***
Mensos Bachtiar Chamsyah didampingi bos Rakyat Merdeka Grup, Margiono, menyerahkan bingkisan lebaran kepada loper koran se-­Jabotabek di kantor Depsos, kemarin.

ADA yang spesial buat para loper koran se-Jabotabek, kemarin. Selain meneri­ma bingkisan lebaran dari Menteri So­sial Bachtiar Chamsyah dan Margiono (Bos Rakyat Merdeka Grup), para loper juga mendapat "parsel" yang tak kalah menariknya, yakni program bantuan dana Rp 25 juta untuk pengembangan usaha produktif.

"Saya memerintahkan langsung agar para loper koran diberikan bantuan 25
juta rupiah dalam bentuk program ke­lompok usaha bersama (Kube). Ini pro­gram konkret dari Depsos untuk para loper agar bisa meningkatkan taraf hi­dup mereka," kata Bachtiar dalam acara penyerahan bingkisan lebaran hasil ker­jasama dengan Rakyat Merdeka Grup. Bingkisan buat 1.500 loper tersebut ter­diri dari seperangkat alat shalat, baju koko dan sarung.

Perintah Mensos ini_merupakan tindaklanjut dari harapan Bos Rakyat Mer­deka Grup, Margiono, agar Depsos menggandeng 1.500 loper koran di Ja­botabek. Karena, sebagai kelompok miskin produktif, para loper memiliki potensi untuk berkembang, sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka.

"Sebagai salah satu tulang pung­gung media pers, sudah sewajarnya
Depsos memperhatikan para loper. Program dari Depsos akan sangat membantu meningkatkan taraf hidup mereka," kata Margiono dalam sambutannya.

Mensos menjanjikan, program Kube buat para loper akan dilaksanakan sete­lah lebaran. Kube adalah program Depsos untuk mengentaskan kemis­kinan. Melalui program pengembang­an usaha produktif ini, Depsos mem­bina dan mendidik satu kelompok yang terdiri dari 10-20 orang sesuai dengan minat, keahlian dan bakatnya masing­masing. Kelompok ini mendapat dana pembinaan Rp 25 juta. Program inilah yang akan dilaksanakan buat para loper se-Jabotabek dan diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup para loper se-Jabotabek.

Friday, October 27, 2006

YLI akan jalin kerjasama dengan BRI


"Umur saya? Itu rahasia, sih!"

"Jadi, tak boleh tau?"

"Nantilah, klo anda sudah menggunakan kartu kredit BRI," ujarmu sambil senyum. Senyum seorang pemasar, yang memang menjadi modal utama dalam membina hubungan.

Jadi, kalau tim YLI dan Republika begitu puas dengan jamuanmu di restauran yang paling mewah di gedung BRI 1, sangat sepadan dengan keramahan dari timmu.

"Jadi kapan, para agen diberi pinjaman lunak,Bu?" tanya Dipa Dilaga.

"Itu soal mudah. Agen setahu saya adalah orang -orang yang kredibel. Dan apalagi, kalau pinjamannya macet sangat mudah untuk mencarinya. Karena paling-paling kabur ke Mojekerto,"jawabmu santai

"Ialah," sambut Dicky EA yang ternyata satu kampung denganmu.

Nah, sepertinya, pikiran kita sama. Dan karena sama, sudah sebaiknyalah Irene Retnaningsih..., kita bertemu lagi, makan-makan lagi seperti janjimu...Oke?***
------
Nama : Irene Retnaningsih
Jabatab : Manajer Hubungan Khusus dengan para penerbit dan agen, Bank BRI.

Loper Buka Puasa Bersama Dengan Menkominfo




Kendati dari penerrbit pers sendiri masih ada yang "alergi" terhadap keberadaan YLI, tapi berbahagialah Loper, karena Menteri Komunikasi dan informatika dengan perjuangan yang demikian berat menembus macetnya lalu lintas dan memilih untuk naik ojek hanya agar bisa buka bersama dengan Loper adalah merupakan sejarah. Teruslah berdoa kepada Sang Khalik, agar perjuangan Yayasan Loper Indonesia agar keberadaanmu makin dipahami oleh Pengusaha Pers Indonesia, masyarakat luas, serta perhatian terhadapmu, khususnya proteksi kesehatan terkabul. Berdoalah.

Tuesday, October 17, 2006

Klipping Kompas tahun 2001

LOPER TERBAIK - Pemimpin Perusahaan harian Kompas Agung Adiprasetyo (membelakangi lensa), didampingi Branch Sales Manager Kompas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ny Titien Oetomo menyerahkan piagam penghargaan kepada 20 loper/pengecer terbaik, dalam Pesta Loper/Pengecer 2001 di Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta, Selasa (26/6). Acara yang dihadiri sekitar 1.200 loper/ pengecer tersebut merupakan wahana sosialisasi halaman khusus Kompas Jateng/Jogya yang akan diluncurkan mulai hari Kamis (28/6) besok. Loper/pengecer dari DIY dan sebagian Jawa Tengah tersebut sekaligus menerima Kartu Sehat untuk memperoleh tunjangan kesehatan jika menjalani rawat inap di rumah sakit.

Sumber : Kompas, Rabu 21 Juni 2001

Klipping Suara Pembaruan

Sinar Mas Group Berikan Jaminan Asuransi pada Loper

Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil (kedua kiri) bersama Chairman Sinar Mas Franky O.Widjaya (kedua kanan), Ketua Pembina Loper Indonesia Tarman Azam (kanan) dan Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto, menyerahkan secara simbolis jaminan asuransi dan bingkisan lebaran kepada para loper disela - sela buka puasa bersama di Jakarta, Senin (16/10). [Pembaruan/Charles Ulag]

[JAKARTA] Perusahaan multi nasional Sinarmas Group, memberikan jaminan asuransi kesehatan kepada ribuan loper koran se-Jakarta. Perusahaan itu juga memberikan bingkisan Lebaran berupa sembako, di antaranya mi instan, minyak goreng, gula, kopi, kaos, dan sarung.

Pemberian sumbangan ini dilakukan secara simbolis oleh Managing Director Sinar Mas, G Sulistyanto kepada beberapa perwakilan loper yang disaksikan Menteri Komunikasi dan Informasi, Sofyan Djalil, Ketua Umum PWI Pusat, Tarman Azzam, Ketua Yayasan Loper Indonesia (YLI), Laris Naibaho, dan mantan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Erna Witoerlar di Tennis Indoor Senayan, Senin (16/10).

Menurut Sulistyanto, sudah menjadi kewajiban bagi perusahaannya untuk membantu rakyat kecil dan masyarakat yang tengah dilanda kesulitan. Dia menjelaskan, kegiatan ini bukanlah sekali ini diselenggarakan, tetapi juga menjadi kegiatan rutin setiap tahun.

Sementara Ketua YLI, Laris Naibaho mengatakan, loper bukanlah pekerjaan yang hina, namun fungsi loper sangat dibutuhkan masyarakat agar dapat menerima berbagai informasi dari surat kabar. Mereka adalah ujung tombak penyebaran sebuah media massa.

"Karena itu, mereka sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar bisa cepat menerima dan membaca koran," ujar dia.

Dia berharap, tidak hanya Sinar Mas yang memiliki kepedulian terhadap ribuan loper, tapi juga perusahaan-perusahaan besar lainnya. "Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada perusahaan Sinar Mas. Kami berharap ada perusahaan-perusahaan lain yang ikut peduli terhadap para loper," kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Menkominfo Sofyan Djalil yang mengungkapkan bahwa loper adalah ujung tombak penyampai informasi kepada masyarakat. Karena itu, tidaklah salah jika mereka mendapatkan penghargaan.

Sofyan juga mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa harus naik ojek untuk datang ke acara ini karena dia ingin memberikan apresiasi kepada para loper.

"Menurut saya, jaminan asuransi yang diberikan kepada para loper sangat membantu mereka dalam menjalankan profesinya sehari-hari. Terlebih lagi sebagian besar hidup mereka untuk menjajakan koran di lokasi yang rawan kecelakaan," ujar Sofyan. [M-16]

Monday, October 16, 2006

Bangkit Melawan Kemiskinan

Bangkit Melawan Kemiskinan

Kita disini dengan bangga bangkit sebagai bagian dari sebuah generasi yang ingin menghapus kemiskinan, tantangan terbesar dunia saat ini.

Kita sekarang bangkit karena tidak ingin, beberapa tahun dari sekarang, berhadapan dengan generasi penerus, dan mengatakan “kita tahu bahwa ada jutaan orang yang meninggal sia-sia tiap tahun-tetapi kita hanya diam, tidak melakukan apa-apa”.

Kita tidak bisa berdiam diri ketika seorang anak lahir disuatu Negara berkembang harus meninggal 30 tahun lebih cepat dibanding seorang anak yang lahir di Negara maju. Inilah saatnya untuk mengakhiri semua tragedi.

Kita bangkit bukan untuk meminta sumbangan tapi untuk menuntut keadilan-karena kita tahu bahwa atas nama rakyatnya, para pemimpin dunia telah berjanji untuk mengakhiri kemiskinan-janji tersebut adalah tujuan pembangunan milenium atau MDGs. Yang kita butuhkan adalah kemauan politik untuk mencapai dan bahkan melampaui tujuan-tujuan MDGs-oleh karena itu, kita sebagai bagian dari ratusan ribu individu yang peduli dari 100 negara, kini bangkit dan berkata dengan lantang:

Kepada para pemimpim dari Negara maju, jadilah pemimpin yang besar. Berusahalah untuk menepati janjimu – berikan penghapusan utang, berikan bantuan kerjasama yang lebih besar, ubahlah peraturan perdagangan yang tidak menolong penghapusan kemiskinan. Anda tahu apa yang harus Anda lakukan. Lakukanlah!

Kita juga berdiri dihadapan para pemimpin Negara-negara berkembang untuk mengatakan:
Jadilah pemimpin besar. Jadikanlah tugas menyelamatkan nyawa orang miskin sebagai tanggung jawab utama kepemimpinanmu. Kami mendesak Anda memperlihatkan transparansi dan akuntabilitas nyata atas penggunaan setiap uang Negara, atasi masalah ketimpangan, berantaslah korupsi dimulai dari diri Anda. Anda tahu apa yang harus dilakukan. Lakukanlah!

Setiap generasi menghadapi perang di jamannya melawan kejahatan seperti perbudakan dan diskriminasi kulit atau apartheid, yang sepertinya tidak mungkin dikalahkan. Sejarah membuktikannya bahwa kejahatan itu bisa dikalahkan bila ada cukup banyak orang yang bangkit untuk melawan ketidakadilan.

Kita bertekad menciptakan rekor dunia pada hari ini untuk jumlah orang terbanyak yang bangkit bersama, menuntut aksi yang nyata bagi penghapusan kemiskinan – tapi rekor yang sebenarnya ingin kita hancurkan adalah rekor dunia atas pengingkaran janji yang pernah dibuat dan terus mengabaikan si miskin.

(Dapat dimasukkan disini yaitu pesan atau tantangan kemiskinan nyata dan relevan bagi peserta)

kita adalah bagian dari 6 milyar suara di seluruh dunia. Kita menginginkan keadilan sekarang. Tidak ada lagi alasan. Kita tidak akan lagi menerimanya.


Terima kasih.

Wednesday, October 11, 2006

Rapat Penentuan Kuota Buka Puasa Bersama Loper

Rapat pembagian jatah masing - masing agen untuk membawa lopernya pada acara Buka Puasa Bersama Loper -Menkominfo-Sinar Mas Grup, berlangsung di Jl.BArkah No.49, Selasa(10/10) dipimpin langsung Ketua Pelaksana Hery Tiasna(Manager Sirkulasi The Jakarta Post).
Rapat yang dihadiri oleh 28 Agen berlangsung serius dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Para Agen sepakat akan ikut serta menjaga dan sekaligus akan bertindak sebagai panitia untuk membantu Ketua Pelaksana, agar acara tersebut berlangsung dengan baik. Dan disepakati pula, tidak akan ada seorang pun agen yang akan membawa orang lain kecuali loper. Karena ditengarai pada acara yang sama tahun 2005 yang lalu ada agen,yang justru membawa yang bukan loper dan hal ini sempat dipertanyakan oleh awak Sinarmas.

Undangan Buka Puasa Bersama

Undangan

Ketika hati bersenandung rindu,
saat pikiran cerah bergelimang kasih,
dan ketika harapan membubung tinggi menantikan hidayah dari Allah,
ketika itulah suara kami yang paling dalam mengundang anda, seluruh rekan-rekan di sirkulasi Pers Indonesia, khususnya yang ada di Jabodetabek, untuk hadir pada : Buka Puasa Bersama 1000 Loper, Menteri Komunikasi dan Informatika, dan Pimpinan di Penerbitan Pers Indonesia :

Hari : Senin, 16 Oktober 2006 di Gedung Tenis Indoor,Senayan
mulai pukul 15.59.

Kami yakin, hati anda yang paling dalam akan bersuka cita, melihat dan menyaksikan wajah-wajah loper, yang selalu haus akan cinta kasih anda.


Menunggu kehadiran anda, adalah kesejukan hati. Datanglah...!

Laris Naibaho
Dicky EA
Herry Tiasna, Manager Sirkulasi The Jakarta Post(Ketua Pelaksana)
Sugeng Hari Santoso
Ali Sadikin
Dedy Supardiono

Sunday, October 08, 2006

Memori Foto Buka Puasa Bersama Loper dengan Gubernur DKI 2005

Gubernur DKI Sutiyoso bersama Andi F.Noya (Pemred Media Indonesia-Metro TV)

Agung Adi Prasetio, CEO Kelompok Kompas Gramedia

Friday, October 06, 2006

Panitia buka Puasa Bersama Loper 2006 diterma di Kominfo

j arah jarum : James Pardede, Herry Tiasna, Laris Naibaho, Chamdani, Dipa Dilaga, Dicky EA ( tidak terlihat karena bertindak sebagai fotografer)

Panitia Buka Puasa Bersama loper, kerjasama Yayasan Loper Indonesia dengan Sinar Mas Grup, diterima oleh Staf Menteri Kominfo, Drs. James Pardede, MM di Gedung Departemen Kominfo, Jl, Merdeka Barat, Kamis, 5 Oktober 2006.
Herry Tiasna, Manager Sirkulasi The Jakarta Post yang menjadi nakhoda perhelatan kali ini, memimpin langsung audiensi tersebut. Dan hasilnya, Menkominfo sudah diagendakan akan hadir dan memberi ceramah.

Nova Hardanto, Maniak Buku Cinta Loper


GAdis cantik, kelahiran Jakarta, 17 November 1979 lulusan Fakultas Sosiologi Universitas Indonesia ini, yang secara khusus datang ke Yayasan Loper Indonesia, untuk menjajagi kemungkinan kerjasama antara Langit Advertising dengan Agen-agen Media cetak seJabodetabek untuk mengedarkan brousur, mengaku sangat kenal dengan loper.

Dirumahnya di bilangan Pomad, Ps Minggu, Ia mengaku beralangganan beberapa suratkabar dan tabloid melalui jasa loper. "Saya tidak lupa memberi tip pada saat mereka menagih, dengan harapan mereka akan trus bersemangat sebagai loper," ujarnya sambil senyum.

Nova yang mengetahui akan ada acara Buka Puasa Bersama antara loper dengan Menteri Kominfo dan perusahaan raksasa Sinar Mas Grup, dengan spontan meminta untuk diundang. "Wah, aku akan merasa tersanjung bila bisa buka puasa bersama loper," katanya sambil larak-lirik buku Loper Menggugat yang dihadiahkan penulisnya untuk dirinya. "Woo, loper menggugat? Hehehe," katanya sambil tertawa-tawa. Wa,wawa.

Thursday, October 05, 2006

Rapat Bersama YLI Dengan SMG

Zulkifli Lubis ( paling kiri) akan bertindak sebagai Kepala Keamanan di Buka Puasa Bersama Loper, Senin (16/9) 2006, di Lapangan Tenis Indoor, Senayan.

DAlam acara tersebut akan hadir, Menkominfo, Sofyan Jalil, sekaligus akan bertindak sebagai Dai.